Cegah Korupsi, SNI Sistem Manajemen Anti Penyuapan Diterapkan

Kamis, 21 Mei 2020 20:13

Zakiyah

Selanjutnya, Direktur Penguatan, Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN, Heru Suseno menjelaskan pentingnya menerapkan SNI 37001:2016 adalah secara internasional sudah diakui sebagai best practice yang layak.

Penerapan standar ini dapat disertifikasi, dimana sertifikasi tersebut merupakan bukti pengakuan organisasi telah menerapkan sistem untuk mencegah terjadinya penyuapan yang membantu organisasi untuk mencegah, mendeteksi, dan menangani penyuapan serta mematuhi peraturan perundang-undangan terkait penyuapan.

“Standar ini juga mudah diintegrasikan dengan sistem manajemen lain yang telah ada di organisasi yaitu SNI ISO 9001, SNI ISO 27001, dan lain-lain,” jelas Heru Suseno.

Salah satu role model penerap SNI ISO 37001 adalah UPTD Balai Pengujian Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan. Menurut Kasi. Kalibrasi – UPTD BPSMB Sulawesi Selatan, Muhdar Idrus, UPTD BPSMB Sulawesi Selatan telah tersertifikasi SNI ISO 37001:2016 pada Bulan Maret 2020.

“Dengan adanya sistem yang diterapkan dari SMAP ini menjadikan para personil lebih disiplin. Kendala yang dihadapi adalah kompetensi personil terkait SNI ISO 37001:2016 memerlukan pendidikan dan pelatihan khusus yang memerlukan anggaran, serta jadwal yang sesuai dengan syarat memenuhi kuota minimal peserta,” ungkap Muhdar Idrus.

Sementara itu, role model lain yang telah menerapkan SNI ISO 37001 adalah Pemerintah Kabupaten Serang. Dalam kesempatan tersebut, Inspektur – Inspektorat Pemerintah Kabupaten Serang, Rahmat Jaya menyampaikan, “Permasalahan atau risiko yang dihadapi oleh Inspektorat Kabupaten Serang adalah ketika melakukan audit yang berpotensi dilakukan negosiasi-negosiasi untuk menutupi suatu masalah, sehingga proses audit yang dilakukan menjadi rawan terhadap praktik penyuapan.”

Bagikan berita ini:
8
2
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar