Gugus Tugas Covid-19 UMSI dan Layanan Lazismu Distribusi Buka Puasa dan Ketahanan Pangan

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, SINJAI — Tim Gugus Tugas Covid-19 Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSI) mendistribusikan paket buka puasa dan ketahanan pangan. Kegiatan ini dilaksanakan bersama kantor layanan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu).

Pembagian takjil dan ketahanan pangan ini terbagi dalam beberapa tim. Bagian kemahasiswaan STISIP Muhammadyah Sinjai sekaligus tim Gugus Tugas, Abd Wahid dan Mursak bertugas membawakan takjil kepada mahasiswa yang berada di sekretariat unit kemahasiswaan.

Tim gugus lainnya, Muhammad Takdir dan Sumardi juga melakukan aksi sosial dengan mendatangi panti pijat tunanetra. Di sana, keduanya membagikan takjil dan bantuan ketahanan pangan.

Sementara bagian administrasi kantor layanan Lazismu, Salman dan Irfan di hari yang sama melakukan distribusi takjil dan ketahanan pangan di Pondok pesantren Ibadurrahman.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 STISIP Muhammadiyah Sinjai, Asriadi AR, menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim yang sudah bekerja dengan ikhlas. Melakukan jihad kemanusiaan pencegahan dan penaggulangan covid- 19 di Kabupaten Sinjai.

Terutama kepada Ketua Badan Pembina Harian, Marsuki Ali dan Pelaksana tugas Rektor UMSI, Umar Congge yang tetap konsisten menjalankan upaya pencegahan dan penaggulangan covid-19.

“Program buka puasa dan safari ramadan kita ubah dengan inovasi konsep distribusi ketahanan pangan dan buka puasa sehingga tidak berpotensi munculnya keramaian,” kata Kepala kantor layanan Lazismu ini, Kamis (21/5/2020)

Plt Rektor UMSI Umar Congge menyebut, dakwah itu tidak mesti dengan bil-lisan (lisan). Namun dakwah juga bisa dilakukan bil-hal (perbuatan).

Sehingga eksistensi safari ramadan sebagai program dakwah di bulan ramadan tidak dihilangkan. Melainkan diubah menjadi bil-hal atau dakwah dengan mengutamakan perbuatan.

Senada dengan itu, Badan Pembina Harian, Marsuki Ali juga mengharapkan program buka puasa tidak perlu dihilangkan. Akan tetapi mengajak para pimpinan dan dosen untuk berbagi dengan memberikan bukan puasa dan distribusi ketahanan pangan.

“Dengan catatan mereka yang diberikan buka puasa diantar langsung untuk menghargai orang yang diberi buka puasa bukan dibagikan dijalan yang berpotensi munculnya keramaian,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia berharap kepada civitas akademika Universitas Muhammadiyah Sinjai untuk senantiasa beriktiar, bersabar, saling menguatkan, dan tetap konsisten melakukan upaya pencegahan dan penangulangan Covid-19. Guna menyelamatkan umat, bangsa dan negara. (sir)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...