Jaga Diri Tetap Cantik di Rumah, Simak 3 Pergeseran Perilaku Ini

Ilustrasi jaga kecantikan-- (organic facts)

FAJAR.CO.ID– Dunia dan kehidupan berubah selama pandemi Covid-19. Pelaku ritel kecantikan juga ikut terdampak. Konsumen juga semakin terbatas mengakses produk hingga gerai kecantikan secara langsung. Semuanya kini dinilai lebih aman melalui digital karena sejalan dengan penerapan physical distancing atau menjaga jarak aman.

Kondisi pandemi ini juga secara langsung turut mengubah perilaku konsumen, terutama para beauty enthusiast. Dengan hampir semua aktivitas dilakukan di rumah.

Apa saja perubahan perilaku mereka agar tetap cantik dari rumah?

Belanja online menjadi pilihan utama

Imbauan pemerintah agar masyarakat melakukan jaga jarak dan melakukan aktivitas di rumah menyebabkan tren belanja online meningkat. Asosiasi e Commerce Indonesia (idEA) mengungkapkan adanya kenaikan pesanan barang pada industri e Commerce di tengah merebaknya virus Corona.

“Memang lebih bergeser ke arah online. Tapi memang mungkin ada kemungkinan konsumen merasa khawatir dengan keamanan produk yang mereka terima saat berbelanja online. Oleh karena itu, perusahaan sebaiknya memastikan keamanan produk dan memberikan pemahaman yang tepat kepada konsumen mengenai keamanan produk mereka,” kata Head of Public Relation Social Bella Febrina Herlambang dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com, baru-baru ini.

Perusahaan bisa menetapkan SOP yang ketat terhadap karyawan yang bekerja di gudang. Misalnya seperti penyemprotan desinfektan di seluruh area gudang setiap harinya, mewajibkan setiap karyawan untuk melakukan pengecekan suhu, mencuci tangan, menggunakan masker, melakukan physical distance dan menyemprot setiap paket yang keluar.

Konsultasi Kecantikan Online

Tidak hanya untuk berbelanja, beauty enthusiast juga melakukan konsultasi mengenai produk yang mereka beli secara online. Misalnya konsumen bisa melakukan konsultasi langsung melalui fitur chat pada aplikasi.

“Bagaimanapun, berbelanja produk kecantikan tidak dapat disamakan seperti halnya berbelanja kebutuhan Iainnya. Ada keperluan konsumen untuk bertanya seputar produk yang akan mereka beli berdasarkan jenis kulit serta solusi yang diinginkan semisalnya kulit tampak lebih cerah maupun mengobati jerawat, produk untuk rambut kering maupun berminyak dan sebagainya, dan pertanyaan ini bisa sangat beragam,” jelas Febrina.

Merawat Diri di Rumah

Beauty enthusiast termotivasi untuk memanfaatkan momen beraktivitas di rumah sebagai waktu terbaik untuk merawat diri. Para beauty enthusiast tidak lagi menggunakan make-up secara lengkap sebagaimana jika beraktivitas di luar ruangan rumah seperti sebelum pandemi ini. Tetapi Iebih mengutamakan untuk memanfaatkan momen di rumah untuk melakukan perawatan wajah secara maksimal dan memfokuskan diri pada produk skin care, di mana karena situasi ini juga dan banyaknya aktivitas di rumah.

“Mereka jadi Iebih memperhatikan dirinya atau self care dan Iebih menjaga kesehatan serta kebersihan diri dengan Iebih baik lagi. Misalnya kebutuhan skin care yang mengalami kenaikan didominasi oleh masker wajah, serum, pelembab dan produk perawatan Iainnya. Selfcare di saat seperti ini sangat dibutuhkan, bukan hanya cara yang baik untuk memastikan kita tetap tampil cantik dan glowing tetapi juga bermanfaat untuk menjaga energi positif yang baik untuk kesehatan mental kita,” tutupnya. (jpc/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...