Larangan Takbir Keliling dan Imbauan Salat Id di Rumah

Kamis, 21 Mei 2020 20:56

Pemkot Surabaya Larang Takbir Keliling, Imbau Salat Id di Rumah Ilustrasi (RIZKY/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID,JATIM– Pemkot Surabaya secara khusus mengeluarkan surat imbauan terkait larangan takbir keliling di Kota Pahlawan. Imbauan tersebut berkaitan dengan penanganan pandemi Covid-19 di Surabaya. Surat itu sudah disampaikan kepada para camat, lurah, serta pengurus atau takmir masjid dan musala se-Surabaya.

Surat tersebut melarang takbir keliling di jalan raya maupun di perkampungan dengan berjalan kaki serta mengumpulkan massa. Petugas di pos-pos perbatasan kota juga diperintahkan untuk menghalau bila ada takbir keliling yang masuk dari luar kota.

Sementara itu, takbir di tempat ibadah tetap diperkenankan. Namun tetap harus menerapkan protokol kesehatan. Misalnya, tetap menjaga jarak, mengenakan masker, serta bisa menggunakan media elektronik.

Wakil Koordinator Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COvid-19 di Surabaya M. Fikser mengungkapkan, selain imbauan untuk tidak melaksanakan takbir keliling, pemkot berharap salat Idul Fitri dilaksanakan di rumah saja. Hal tersebut sesuai dengan anjuran dari pemerintah pusat.

’’Sampai sekarang kita tetap melaksanakan imbauan pemerintah untuk beribadah di rumah,’’ jelas Fikser Rabu (20/5).

Sementara itu, Ketua PC NU Surabaya Achmad Muhibbin Zuhri menuturkan bahwa mereka berpedoman pada surat edaran dari PW NU Jawa Timur. Dalam surat imbauan tersebut memang masih diperkenankan menyelenggarakan salat Idul Fitri. Tetapi tetap harus menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Mulai pengecekan suhu tubuh, memakai masker, hingga menjaga jarak.

Komentar


VIDEO TERKINI