Militer Venezuela Siap Kawal Kapal Tangker Iran

Kapal Tangker Berbendera Iran yang membawa minyak ke Venezuela-- iranian

FAJAR.CO.ID, TEHERAN — Militer Venezuela siap mengawal kapal tanker Iran yang mengirimkan bahan bakar ke negara itu ketika mereka memasuki zona ekonomi eksklusif Venezuela, Menteri Pertahanan, Vladimir Padrino menegaskan hal itu.

Dalam wawancara televisi pemerintah, Padrino mengatakan pengawalan akan “menyambut mereka dan berterima kasih kepada rakyat Iran atas solidaritas dan kerja sama mereka,” lapor Reuters.

Padrino juga mengatakan bahwa pemerintah Venezuela telah melakukan kontak dengan Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Amir Hatami.

Sanksi AS terhadap Venezuela telah mencekik ekonomi negara Amerika Selatan itu. Pada Januari, negara itu terpaksa menutup kilang minyak terakhirnya. Terlepas dari kenyataan bahwa ekspor utama adalah minyak bumi, Venezuela saat ini mengalami kekurangan bahan bakar.

Kamis lalu, seorang pejabat AS mengatakan bahwa negara itu percaya dengan “tingkat kepastian yang tinggi” bahwa Venezuela membayar Iran berton-ton emas dengan imbalan bahan bakar.

“Ini tidak hanya tidak diterima Amerika Serikat tetapi juga tidak diterima oleh kawasan, dan kami sedang melihat langkah-langkah yang dapat diambil,” kata pejabat itu, lapor Reuters.

Pejabat itu tidak menguraikan langkah-langkah apa yang sedang dipertimbangkan, tetapi mengatakan bahwa semua opsi akan diberikan kepada Presiden AS Donald Trump.

Pada hari Jumat, sebuah kantor berita Iran memperingatkan AS agar tidak mengambil tindakan terhadap beberapa tanker berbendera Iran yang mengangkut bahan bakar ke Venezuela.

“Jika Amerika Serikat, seperti halnya perompak, berniat menciptakan rasa tidak aman di perairan internasional, itu akan mengambil risiko berbahaya dan itu tentu saja tidak akan hilang tanpa dampak,” kata Kantor Berita Iran Nour, mengutip laporan bahwa kapal perang AS sedang dalam perjalanan menuju mencegat kapal tanker di Karibia.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi juga memperingatkan bahwa, AS sendiri akan menderita akibat yang timbul dari tindakan yang tidak terpikirkan terhadap tanker bahan bakar Iran yang berlayar ke Venezuela.

“Jika Amerika mengambil tindakan apa pun terhadap pergerakan kapal kami yang bebas dan legal, mereka akan menghadapi tanggapan tegas kami,” kata Mousavi kepada wartawan di Teheran.

Bulan lalu, Teheran dibanting karena membantu Caracas memulai kembali unit perengkahan katalitik yang rusak di kilang besar Cardon. (fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...