Piaggio Patenkan Teknologi Winglet Aktif, Ini Keunggulannya

Ilustrasi: Paten terbaru dari Piaggio terkait teknologi aerodinamika aktif pada motornya di masa depan. (FreePatentsOnline)

FAJAR.CO.ID — Aspek keselamatan berkendara para pengguna sepeda motor tampaknya menjadi perhatian serius Piaggio Group. Melaju cepat sembari memperhatikan aspek kekuatan aerodinamis, baru-baru ini Piaggio diketahui mematenkan teknologi aero aktifnya.

Piaggio mematenkan teknologi winglet aktif pada sepeda motornya. Paten ini memang terlihat seperti aksesori tambahan saja pada sepeda motor Piaggio nantinya. Namun jangan salah, winglet yang dipasang di fairing depan sepeda motor. Biasanya di motor berperforma tinggi memiliki peran penting dalam sistem aerodinamika kendaraan itu sendiri.

Winglet atau winglets, dikendalikan oleh pengendara, atau sistem keselamatan otomatis, untuk memberikan downforce atau lift. Fungsi winglet dimaksudkan untuk menstabilkan sepeda motor di bawah tikungan saat kecepatan tinggi atau saat melalui jalan bergelombang.

Winglets menjadi fitur umum pada superbike, tetapi biasanya tempatnya disesuaikan pada performa motor itu sendiri. Ini berarti keunggulan aerodinamisnya tidak selalu optimal dan Piaggio melalui paten terbarunya ingin ini dapat lebih sesuai dengan kondisi berkendara banyak orang.

Dilansir dari RideApart, Kamis (21/5), jika dibandingkan dengan raksasa seperti Big Four (Yamaha, Honda, Kawasaki dan Suzuki), Piaggio mungkin tak sebesar empat pabrikan Jepang itu. Tetapi melalui paten terbarunya dan banyak teknologi lainnya, Piaggio adalah salah satu pemimpin dalam sistem keselamatan berkendara yang canggih.

Misalnya saja, anak perusahaannya Aprilia terus mendorong batas dengan jajaran superbike RSV4. Prototipe RS660-nya membuat ‘badai’ pada gelaran pameran otomotif EICMA pada November 2018 lalu, ketika itu Piaggio mengisyaratkan kita akan melihat teknologi aerodinamis aktif bagi pelanggan pasar massal.

Sayangnya, meskipun RS660 sedang berproduksi untuk tahun 2020, teknologi aerodinamis aktif atau aeros active dari Piaggio masih harus ditunggu lebih jauh lagi. Aprilia mengatakan teknologi tersebut akan disertakan pada superbike RSV4 generasi terbaru, dan paten ini tampaknya mendukung pernyataan itu.

Piaggio bukan satu-satunya perusahaan yang mengerjakan teknologi tersebut. Beberapa waktu lalu, pernah juga ditemukan paten serupa dari Honda, dan tidak diragukan BMW, KTM, Kawasaki, Ducati, dan lainnya juga mencari tahu bagaimana memasukkan sistem ini pada superbike masa depan.

Kita mungkin akan melihatnya pertama kali di dunia balap, meskipun bos MotoGP membatasi pengembangan aerodinamis akhir-akhir ini, untuk menekan biaya. Pandemi Covid-19 juga tidak banyak berpengaruh untuk pengembangan sepeda motor, dengan pusat riset dan pengembangan ditutup selama berminggu-minggu karena langkah-langkah jarak sosial. (jpc/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...