Proyek Rp14 Miliar Dibongkar, Penggiat Anti Korupsi: Aparat Hukum Jangan Diam

Kamis, 21 Mei 2020 21:08

ILUSTRASI. (INT)

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Proyek pembangunan pengendali banjir di Sungai Walannae Kabupaten Wajo tengah dibongkar. Kondisi tersebut menguat fakta proyek Rp14 miliar itu asal dikerja.

Penggiat Anti Korupsi di Wajo, Syamsu Alam, menyebutkan, pembongkaran terhadap proyek milik Balai Besar Sungai Wilayah (BBSW) Pompengan-Jeneberang yang dilaksanakan PT Andyna Putri Pratama harus menjadi atensi pihak penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Negeri Wajo.

“Disituasi ini arapat hukum mestinya turun ke lokasi. Apalagi sementara pembongkaran. Potensi yang bisa penyebab kerugian negara terlihat jelas,” sebutnya, Kamis, 21 Mei 2020.

Di sisi lain, langkah tersebut dilakukan guna menjawab sorotan dari berbagai kalangan, pada proyek senilai Rp14.241.557.730 yang terletak di Sungai Walannae, Kelurahan Sompe Kecamatan Sabbangparu.

Sebelumnya, pengawas proyek BBSW Pompengan-Jeneberang, Baharuddin menjelaskan, pembongkaran terhadap proyek pengendalian banjir itu, rencananya dilakukan sepanjang 38 meter.

“Kita bongkar untuk memperbaiki kemiringan. Material digunakan juga kita pilah, supaya tidak mudah terbawa arus sungai,” imbuhnya.

Menyikapi hal itu, Kepala Kejaksaan Negeri Wajo, Eman Sulaeman mengaku, tidak bakal tinggal diam. Pengawasan dalam semua pembangunan ada di Wajo tetap berjalan.

“Kami akan kawal itu. Segera kita tinjau pembangunan proyek yang dimaksud,” kuncinya. (man)

Komentar


VIDEO TERKINI