60 Tahun Jualan Es Pisang Ijo, Hasmiah: Berkali-kali Kami Diusir

FOTO: ISHAK/FAJAR

FAJAR.CO.ID, GOWA — Hasmiah Daeng Bola tampak sendirian di warung Es Pisang Ijo miliknya, Jalan KH Wahid Hasyim, Kabupaten Gowa. Tak ada yang menemani saat ia melayani pelanggannya yang hendak berbuka puasa.

Tak ada yang mewah dari warung miliknya itu. Sehelai terpal biru dan beberapa batang kayu menjadi tempatnya untuk mengais rezeki.

Usaha peninggalan dari ayahnya itu masih ia geluti sejak puluhan tahun lamanya. Meski berjualan sendiri, Hasmiah tetap gigih perjuangkan usahanya itu, yang kini sudah menginjak usia 60 tahun.

“Sudah sekitar 60 tahun kami jualan begini. Awalnya ayah saya bernama Abd Kadir Daeng Tabe. Sejak mulai sekolah SMP, saya sudah diajarkan seperti ini sampai sekarang,” kata Hasmiah, Jumat (22/5/2020).

Ibu rumah tangga (IRT) berusia 40 tahun itu juga tak menyangka usaha keluarganya itu sudah menginjak puluhan tahun. Namun, siapa sangka, selama berjualan dia bersama ayahnya kerap mendapat perlakuan tak menyenangkan dari aparat.

Berkali-kali Hasmiah bersama ayahnya diusir aparat saat sedang berjualan. Saking seringnya diusir, Hasmiah bersama ayahnya itu sudah anggap biasa.

“Pertama kami jualan di sekitar Jembatan Kembar. Kedua di sektar Kelurahan Pandang-pandang. Sekarang di dekat Mapolres Gowa. Semoga di sini yang terakhir dan tidak diusir lagi,” tambahnya.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar