Densus 88 Antiteror Tangkap 3 Anggota Jamaah Islamiyah

Jumat, 22 Mei 2020 14:58

ILUSTRASI: Densus 88 Antiteror dalam melakukan penangkapan terhadap terduga teroris. (Dok JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, TASIKMALAYA — Tidak seperti Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang aktif melancarkan aksi teror, Jamaah Islamiyah (JI) seakan ”tidur”. Namun, JI ternyata masih terus menghimpun kekuatan. Untungnya, aparat berhasil mengendus gerakan mereka.

Pada Selasa (19/5), tim Densus 88 Antiteror menangkap dua anggota JI di Tasikmalaya. Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari pengakuan MR. Dia ditangkap Densus 88 Antiteror di Tasikmalaya pada 12 Mei. Dalam penggeledahan di rumah MR, ditemukan puluhan senjata tajam dan alat kelengkapan bertahan hidup.

Nah, dari hasil penelusuran lanjutan, densus akhirnya menangkap dua orang lainnya. Yakni, MT, 38, dan DA, 45. Dua terduga teroris itu dibekuk di Perum Bumi Sentra Mas, Indihiang, Tasikmalaya. ”Jadi, total ada tiga orang,” ujar sumber Jawa Pos.

Menurut dia, tiga orang tersebut merupakan aktivis JI nonstruktural. Mereka masih menghimpun kekuatan untuk mendirikan negara khilafah. ”Masih diperiksa dan didalami,” katanya.

Sementara itu, Radar Tasikmalaya melaporkan, Rabu lalu (20/5) Densus 88 menggeledah rumah terduga teroris di Perum Bumi Sentra Mas, Kecamatan Indihiang. Kemudian, kemarin penggeledahan dilakukan di rumah terduga teroris berinisial DN di Kampung Saguling Panjang, Kawalu.

Bagikan berita ini:
6
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar