Usai Batuk-Batuk Napi Mendadak Tewas, Penghuni LP Ketakutan

Jumat, 22 Mei 2020 21:32

Ilustrasi (Dok. Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID– Kabar heboh datang dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kerobokan.

Kabar menggemparkan itu, menyusul tewasnya salah seorang narapidana (napi) kasus narkotika bernama I Wayan Sudarta, 58.

Sesuai informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, Jumat (22/5), Sudarta tewas usai sakit batuk sejak seminggu.

Kontan akibat tewasnya salah seorang napi di LP Kerobokan, membuat warga binaan ketakutan.

Warga binaan takut karena ia tewas saat wabah Corona.

“Ya dia mengeluh batuk. Bahkan yang kami nilai dia batuk berdahak sehingga di bawa ke RSUP Sanglah Kamis (21/5) pagi. Kamis siang (lalu) beredar info bahwa dia dinyatakan meninggal dunia di RSUP Sanglah Denpasar setelah sebelumnya mengalami batuk berdarah,” kata sumber.

Terkait meninggalnya napi, Kalapas Kerobokan, Yulius Sahruza membenarkan.

Kata kalapas, sebelum meninggal dunia, Sudarta sempat mengeluh sakit batuk berdahak pada Kamis (21/5) pagi.

Lalu rekan korban sempat membawanya ke klinik Lapas. Namun sekitar pukul 09.30 pagi, ia di rujuk dan harus dilarikan ke RSUP Sanglah Denpasar.

Bagikan berita ini:
1
5
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar