Diawasi BPKP, IDP Aktif Pantau Penyaluran BLT-DD, Pastikan Tak Kurang Satu Rupiah pun


Kendati BLT-DD diberikan khusus bagi warga terdampak covid-19, IDP meminta agar bantuan tersebut dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan pokok.

“Bantuan ini bukan asas pemerataan dan secara terus menerus, tapi diberikan sebagai dampak covid-19. Ya, harus kita akui bahwa tidak adalagi yang tidak terdampak, hanya saja beberapa dari kita masih punya kemampuan untuk bertahan. Untuk itu, kepada penerima manfaat, bantuan ini bukan untuk beli pulsa atau rokok tapi untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti beras, ikan, daging, juga susu dan vitamin agar daya tahan tubuh kita tetap terjaga. Saya juga meminta agar bantuan dibelanjakan di dalam desa, kecamatan, ataupun di kecamatan tetangga agar roda perekonomian tetap berputar di masa pandemi ini,” pinta bupati penerima penghargaan pelayanan publik terbaik ini.

Sebagai informasi, hingga kemarin, terhitung sudah 16 desa yang dipantau langsung IDP saat penyaluran BLT-DD, diantaranya Desa Lantang Tallang, Baloli, dan Sepakat Kecamatan Masamba, Desa Wonokerto dan Pao Macang Kecamatan Sukamaju Selatan, Desa Mekar Sari Jaya dan Marannu Kecamatan Baebunta Selatan, Desa Salama, Terpedo Jaya, dan Pompaniki Kecamatan Sabbang, Desa Mari-mari Kecamatan Sabbang Selatan, Desa Pongko Kecamatan Malangke Barat, Desa Pongko dan Sadar Kecamatan Bone-bone, dan Desa Rampoang – Sidobinangun Kecamatan Tanalili. (rls/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...