Salat Id di Rumah Masa Pandemi Covid-19, Apa Keistimewaannya?

Sabtu, 23 Mei 2020 09:59

Namun dalam masa pandemi covid-19 ini, dimana dinyatakan secara tegas dan pasti bahwa keadaan tidak normal yang masuk kategori darurat dari pihak-pihak yang berwenang maka salat ‘Id di rumah memilki keutamaan di antaranya ialah: Pertama, melaksanakan shalat ‘id di rumah karena ada udzur itu bukan perkara menambah-nambah dalam agama dan bukan pula mengurangi nilai pahalanya, karena dalam keadaan darurat maka hukum berlaku secara darurat pula. Sebagaimana beberapa sahabat pun pernah mempraktikkannya. Dengan demikian, orang yang melaksanakan salat di rumah tetap memperoleh pahala seperti orang yang melaksanakan salat di lapangan.

Dasarnya ialah hadis riwayat Abu Musa ra, Nabi saw bersabda, “Jika seorang hamba sakit (udzur) atau melakukan safar (perjalanan jauh), maka dicatat baginya pahala sebagaimana kebiasaan dia ketika mukim dan ketika sehat.” (HR. Bukhari, no. 2996) dan juga firman Allah dalam QS. Al-baqarah/2: 185 yang terjemahnya “Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu”.

Kedua, orang yang salat sunah ‘id di rumah pada masa pandemi berarti juga melakukan jenis ibadah tarkiyah (meninggalkan hal yang terlarang) yang berpeluang mendapatkan pahala tersendiri, yaitu menghindarkan diri dari hal yang berpotensi mendatangkan kemudaratan diri dan memberikan kemudaratan kepada orang lain. Sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Baqarah: 195 “Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.”Dan hadis dari Ibn Abbas (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Rasulullah saw bersabda: “Tidak ada kemudaratan kepada diri sendiri dan tidak ada kemudaratan kepada orang lain” [HR Malik dan Ahmad].

Bagikan berita ini:
10
10
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar