Sesumbar Donald Trump, Anggap Hidroksiklorokuin Obat Penangkal Covid-19

Senin, 25 Mei 2020 08:56

Presiden Amerika Serikat Donald Trump-- reuters

FAJAR.CO.ID, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa dirinya tidak lagi mengonsumsi hidroksiklorokuin. Sebelumnya Presiden ke-45 AS itu getol mempromosikan obat malaria tersebut untuk pasien yang terjangkiti penyakit virus corona 2019 (COVID-19).

Demi mempromosikan hidroksiklorokuin, Trump mengabaikan peringatan dari Badan Administrasi Obat dan Makanan AS (FDA) tentang efektivitas dan risiko mengonsumsi obat untuk malaria itu.

“Selesai, baru saja selesai,” ujar Trump dalam program acara Full Measure With Sharyl Attkisson yang ditayangkan Minggu (24/5).

Walakin, Trump merasa baik-baik saja. “Ngomong-ngomong aku masih di sini. Sepengetahuanku, di sinilah aku,” katanya.

Presiden berlatar belakang konglomerat properti itu memicu kontroversi ketika mempromosikan hidroksiklorokuin sebagai obat penangkal maupun untuk merawat COVID-19. Tak sekadar mempromosikan hidroksiklorokuin, Trump bahkan meyakini obat itu sebagai game changer atau pengubah permainan untuk membalik kondisi.

Namun, sebuah penelitian yang dipublikasikan jurnal The Lancet mengungkap hidroksiklorokuin meningkatkan risiko kematian pasien COVID-19. Kesimpulan hasil studi itu tentu tak bisa diremehkan.

Bagikan berita ini:
10
1
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar