Haedar Nashir: Tidak Boleh Lengah Atas Nama Berdamai dengan Covid-19

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashir

FAJAR.CO.ID, YOGYAKARTA — Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashir, menyapa para tenaga medis baik dokter maupun perawat rumah sakit Muhammadiyah yang saat ini merawat pasien Covid-19 yang sudah sembuh. Demikian juga keluarga pasien dan warga Muhammadiyah di luar negeri yang tidak bisa pulang ke tanah air karena wabah Covid-19 dalam program “Haedar Menyapa”.

Kepada semua tenaga kesehatan, baik dokter dan perawat yang disapa melalui aplikasi teleconference tersebut Haedar menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya karena telah berjuang merawat para pasien Covid-19.

“Saya selalu menyebut dengan penuh pertaruhan jiwa sehingga PP Muhammadiyah selain mengapresiasi, bahkan selalu menggunakan kata ini sebagai jihad fi sabilillah,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima fajar.co.id, Selasa (26/5/2020).

Para tenaga kesehatan yang disapa berasal dari RSI Jakarta Cempaka Putih (dokter Dimas dan perawat Ulyarni), RS Muhammadiyah Siti Khotijah Sidoarjo (dokter Nining dan perawat Lina Melati), RS Muhammadiyah Palangkaraya (dokter Agus Candra dan perawat Rini), dan direktur RS Muhammadiyah Palembang, dokter Widodo Pangestu.

Sementara pasien sembuh adalah sepasang suami istri (Suyono dan istri) yang sembuh dari Covid-19, dulunya dirawat di RS Siti Khotijah Kediri dan seorang pasien sembuh bernama Savina yang pernah dirawat di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo.

Untuk keluarga pasien adalah Siti Nur Febrianti, salah seorang kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dari Tanah Abang Jakarta, sedangkan warga Muhammadiyah yang berada di luar negeri yaitu satu orang di Taiwan, yaitu Yuniar Wardani.

Komentar

Loading...