Kepergok Berbuat Terlarang di Pura, Pelaku Lompat Pagar dan Tinggalkan Motor Putih

Polisi dan pemedak mendatangi Pura Dalem Digde Setra Bugbugan Dusun Minggir Desa Gelgel dini hari kemarin sekitar pukul 00.05 setelah ada upaya pencurian di pura tersebut (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, BALI– Aksi pencurian terjadi di Pura Dalem Digde Setra Bugbugan Dusun Minggir Desa Gelgel dini hari kemarin sekitar pukul 00.05.

Meski aksi pelaku segera ketahuan warga yang akan mekemit atau berjaga di pura, pelaku berhasil melarikan diri dengan melompat tembok pura.

Sementara sepeda motor Honda Beat putih DK 8649 KE berisikan tanda pengenal diri terlihat terparkir di dekat pura.

Ada indikasi, motor itu adalah motor milik pelaku. Polisi kini tengah menelusuri jejak pelaku dengan mengandalkan bukti petunjuk yang ditemukan di TKP.

Kapolsek Klungkung Kompol I Nyoman Suparta menuturkan, peristiwa itu bermula ketika I Wayan Suarjana, 51 dan I Komang Diva Aditya Mahadira, 15 asal Dusun Pande Mas,

Desa Kamasan Klungkung yang merupakan pengempon Pura Dalem Digde Setra Bugbugan datang ke pura untuk mekemit, Minggu (24/5) sekitar pukul 17.00.

Mereka pun kemudian melakukan persembahyangan di pura tersebut. “Setelah itu, mereka beristirahat di dapur yang ada di pura,” terangnya.

Tiba-tiba mereka mendengar suara dari gedong dalem. Karena penasaran, Suarjana pun mencari sumber suara itu dan betapa terkejutnya dia melihat seorang laki-laki berada di depan kotak uang sesari.

Melihat hal itu, Suarjana langsung berteriak maling. “Pelaku yang mendengar itu langsung lari dan melompat melewati tembok pura di sisi timur laut,” jelasnya.

Komentar

Loading...