Status Darurat Covid-19 Resmi Dicabut, Pemerintah Minta Warga Adopsi Gaya Hidup Baru

Seorang pekerja medis melakukan tes pelatihan walk-in style polymerase chain reaction (PCR) untuk penyakit virus corona (COVID-19), di fasilitas darurat di Yokosuka, Tokyo, Jepang, Kamis (23/4). FOTO: ANTARA FOTO/Reuters

“Pertarungan kami melawan virus akan berlanjut,” kata Abe ketika para pakar kesehatan menyerukan kewaspadaan yang berkelanjutan terhadap gelombang kedua atau ketiga infeksi.

Abe juga telah mempertimbangkan kebutuhan untuk menjaga infeksi baru di bawah kendali terhadap kebutuhan mendesak untuk meremajakan ekonomi karena jumlah kasus virus Korona yang baru dilaporkan berada dalam tren menurun.

Alih-alih menjaga batasan ketat dan meminta orang untuk mengurangi kontak dengan orang lain hingga 80 persen, Jepang perlu mencari cara baru untuk secara bertahap meningkatkan tingkat kegiatan sosial dan ekonomi dengan mengambil langkah-langkah pencegahan virus yang tepat.

Pemerintah juga menyerukan masyarakat Jepang untuk mengadopsi gaya hidup baru, yang melibatkan pemakaian masker wajah, tetap menjaga jarak sosial dan bekerja dari rumah. Abe menyebut juga, teleworking (bekerja dari jauh) dapat mengubah gaya kerja orang dan mengurangi kereta yang penuh sesak, terutama di daerah perkotaan.(jpg/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...