Digerebek Saat Berbuat Terlarang, Syafruddin Tenggelam dan Belum Ditemukan hingga Saat ini

Korban tenggelam dievakuasi Tim SAR. (IST)

FAJAR.CO.ID, POLEWALI - Nasib malang menimpa Syafruddin (43). Sejak Senin (25/5/2020) kemarin, dia belum ditemukan. Di hari pertama pasca lebaran itu, dia hilang di sungai Mapilli, Polewali Mandar (Polman).

Sampai hari ini, Rabu (27/5/2020) tim dari Basarnas Mamuju, Polsek Mapilli, Koramil Mapilli, dan pihak terkait dalam misi penyelamatan belum menemukan Syafruddin.

"Sudah tiga hari ini Syafruddin belum ditemukan yang memang karena tenggelam di sungai itu. Kalau dua temannya, Zainuddin dan Uci selamat usai menyebrangi sungai itu," kata Kepala Basarnas Mamuju, Djunadi saat dikonfirmasi.

Beragam alat dikerahkan dalam misi penyelamatan Syafruddin yang tenggelam saat melewati sungai tersebut, yang diduga hendak kabur saat digerebek oleh anggota Polres Polman, bersama Unit Resmob Direktorat Krimum Polda Sulbar saat judi sabung ayam.

Sementara rekan korban, Anwar (34) yang ikut melompat dan menyeberangi sungai mengaku berhasil menyeberangi sungai.

“Saya lihat dan dengar Sapa (Syafruddin) sempat meminta pertolongan sekitar 5 meter dari tepi sungai, kemudian saya mencoba membantu dengan mengambilkan kelapa kering sebagai alat bantu berenang namun keburu tenggelam dan menghilang,” kata Anwar.

Sementara itu dua korban lainnya telah lebih dahulu ditemukan dalam keadaan meninggal oleh Tim SAR gabungan. Mereka adalah Hasanuddin (45) dan Asrar (20). (Ishak/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan

Comment

Loading...