Kementan Ajak Milenial Perkuat Diversifikasi Pangan Lokal di MAF II

  • Bagikan
Foto: IST

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) mengajak para petani milenial untuk mendukung Gerakan Ketahanan Pangan Nasional. Caranya, dengan memperkuat diversifikasi pangan lokal.

Ajakan tersebut disampaikan Kepala Badan BPPSDMP Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi, dalam Millenial Agriculture Forum (MAF) II, Rabu (27/05/2020), yang dilakukan dengan video conference. Dalam kesempatan ini, MAF II membahas Akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bagi Petani Milenial. Tampil sebagai narasumber adalah perwakilan Bank BNI 46.

Dedi Nursyamsi menjelaskan, pandemi Covid-19 membuat produksi dan distribusi pertanian menjadi sangat terganggu. Ditambah lagi negara-negara eksportir menahan bahan pangannya. Negara eksportir beras seperti Kamboja, Laos, Thailand, Vietnam, menyimpan beras buat negara mereka sendiri.

“Jangan tergantung impor, kita harus mampu menyiapkan pangan sendiri, kita harus mandiri pangan. Artinya, seluruh keluarga harus mampu mengakses pangan, baik mengakses harga maupun barang. Karena kita harus menghentikan impor, maka kita harus menyedikan pangan dengan pangan kita sendiri, pangan lokal dari petani kita sendiri,” katanya.

Dedi berharap kondisi ini dipahami oleh petani Tanah Air, khususnya para petani milenial. Sebab, seluruh petani wajib hukumnya untuk memproduksi sebesar-besarnya pangan lokal.

“Kita harus mulai dari diri kita sendiri, hentikan makan pangan impor, ganti dengan pangan lokal. Pangan lokal kita berlimpah. Karbohidrat kita banyak, ada singkong, sagu, ada sukun, ubi-ubian, pisang, dan masih banyak lagi. kita wajib mengantisipasi kekeringan,” katanya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan