Sebulan, Pedaftar Online Unifa Capai 1.000 Orang

Rektor Unifa saat memberikan penjelasan.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Pandemi Corona yang melanda Indonesia menjadi tantangan tersendiri bagi perguruan tinggi dalam penerimaan mahasiswa baru. Pembatasan tatap muka membuat kampus-kampus mengandalkan sistem online termasuk yang dilakukan Universitas Fajar (Unifa).

Di Unifa sendiri, khusus pendaftaran online pada sistem mahasiswa baru (www.simba.unifa.ac.id), mendapat respons yang baik dari masyarakat. Tercatat, setelah sebulan dibuka, ada 1.000 calon mahasiswa baru yang melakukan registrasi.

"Dari data yang kami terima, sudah ada 1.000 mahasiswa yang melakukan registrasi online dalam sistem pendaftaran online Unifa. Kita patut syukur karena sistem ini cukup membantu masyarakat," kata Rektor Unifa Muliyadi Hamid usai silaturahim dengan para pimpinan Yayasan Pendidikan Fajar Ujungpandang dan Ketua Lembaga di Unifa, Rabu (27/5/2020).

Menurut Muliyadi, tahun ini Unifa menargetkan jumlah maba sebanyak 1.500 orang. Meskipun kondisi pandemi virus corona, target ini tidak diturunkan karena minat masyarakat cukup tinggi.

Satu hal yang diprediksi mendorong meningkatnya jumlah pendaftar melalui online karena di Unifa sendiri telah menerapkan metode pembelajaran sistem online. Hal ini yang kemudian menjadi daya tarik bagi masyarakat.

"Saat ini, kami menggunakan sistem pembelajaran online dan offline (blended learning sistem). Terkhusus, di masa pandemi, kami memaksimalkan sistem pembelajaran online dan cukup berhasil sehingga bisa menjadi bahan promosi bagi kampus," tambah Muliyadi.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...