MUI Makassar Izinkan Salat Jumat, Prof Ghalib: Kalau Sudah Aman Silahkan

Salat jumat di Masjid Agung Baitul Mukminin yang menerapkan jarak satu meter masing-masing jamaah. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR-- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Makassar Baharuddin mengizinkan salat Jumat digelar di masjid dengan tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan.

Melihat pelonggaran itu, Prof Ghalib, Sekretaris MUI Sulsel mengaku tidak menjadi persoalan jika wilayah tersebut melaksanakan salat jumat di masjid asal mengalami penurunan penyebaran Covid-19.

Meskipun begitu, kata dia pihaknya dari MUI Provinsi Sulsel belum memberi izin ke masjid-masjid tertentu untuk menggelar salat Jumat dan masih menunggu arahan dari Pemerintah dalam hal ini Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Pasalnya kata dia, pihak satgas belum menginformasikan wilayah mana saja yang boleh melaksanakan salat di masjid karena mengalami penurunan penyebaran Covid 19.

"Begini kemarin itu kami rapat dengan gugus penanganan covid oleh Pak Gubernur, Panglima, Kapolda, Walikota, saya sudah usulkan agar mesjid sudah bisa dibuka dengan protokol kesehatan tapi jawabannya ini masih dikaji dulu karena Makassar ini Sulsel masih tinggi, belum melandai belum aman, corona itu masih liar, jadi belum," ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2020).

"Jadi kita tunggu dari pihak satgas, daerah daerah mana saja yang sudah dianggap aman yang sudah boleh gelar shalat di Masjid," tambahnya.

Sebenarnya kata dia, Sulsel khususnya Kota Makassar belum layak menggelar salat jumat di masjid mengingat angka pasien Covid 19 terus meningkat.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan

Comment

Loading...