Patut Dicontoh, 1 Warga Giri Kusuma Malangke Laporkan Diri Tak Ingin Terima BLT-DD

Jumat, 29 Mei 2020 10:35

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani

FAJAR.CO.ID, LUWU UTARA– Gede Suwarsana, warga Dusun Sumber Indah Desa Giri Kusuma Kecamatan Malangke, melaporkan diri dan tak ingin menerima Bantuan Langsung Tunai – Dana Desa (BLT-DD).

Bukan tanpa alasan, Gede Suwarsana yang diketahui berprofesi sebagai petani tersebut, menolak menerima BLT-DD, sebab Ia juga terdaftar sebagai penerima BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) dari Kemensos RI.

“Satu warga kami atas nama Gede Suwarsana melaporkan diri untuk dihapus namanya sebagai penerima BLT-DD karena yang bersangkutan terdaftar sebagai penerima BPNT,” terang Kepala Desa Giri Kusuma, Samsinar saat menyampaikan laporan di hadapan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani pada pemantauan penyaluran BLT-DD, Kamis (28/5) kemarin, di Kantor Desa.

Pada beberapa kesempatan saat memantau penyaluran BLT-DD di desa-desa, Bupati Indah memang mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan diri jika mendapat dua bantuan sosial sekaligus.

“Sebab aturannya, tiap orang tidak boleh menerima dua bantuan sekaligus. Untuk itu, saya atas nama pribadi dan kedinasan, mengapresiasi apa yang dilakukan Pak Gede, yang legowo dan jujur melaporkan diri untuk tidak menerima BLT-DD sebab telah menerima BPNT. Ini tentu tindakan yang bijak, mengingat kalaupun ada data yang ditemukan mendapat dua bansos sekaligus, maka yang bersangkutan harus mengembalikan salah satunya. Hal ini juga tertuang pada surat pernyataan yang ditandatangani penerima manfaat saat menerima bantuan,” terang bupati yang karib disapa IDP ini.

Bagikan berita ini:
1
2
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar