Perkumpulan Kontraktor Listrik Protes Addendum Kontrak, PLN Sulselrabar: Masih Tahap Negosiasi

Jumat, 29 Mei 2020 09:12

Ilustrasi PLN (Dok/Jawapos.com)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR – Perkumpulan Kontraktor Listrik Sulawesi (PKLS) memprotes keras sikap GM PLN Sulselrabar, Ismail Deu yang secara sepihak melakukan addendum kontrak dengan beberapa perusahaan dalam pelaksanaan pekerjaan di beberapa daerah di Sulsel, Sultra dan Sulbar.

Hal ini disampaikan oleh juru bicara Perkumpulan Kontraktor Listrik Sulawesi, Aiman Adnan, Jumat (29/5/2020).

Aiman menjelaskan para kontraktor listrik swasta sangat dirugikan dengan adanya usaha PT PLN unit induk wilayah Sulselrabar untuk melakukan pengambilalihan kontrak dari Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dengan pihak vendor alih daya dengan alasan Peraturan Direksi PT PLN Nomor : 0219 P/DIR/2019 Tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Direksi PT PLN Nomor 500 K/DIR/2013 Tentang Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan Kepada Perusahaan lain di Lingkungan PT PLN.

“Ini sama saja dengan mematikan kontraktor lokal, ini tidak sehat, dan ini dilakukan disaat pekerjaan (kontrak) sementara berlangsung, bahkan sudah memasuki akhir kontrak, ada apa ini GM PLN Sulselrabar? Kami akan lakukan protes keras” ucap Aiman.

Aiman menegaskan pihaknya telah menyusun draf protes dan segala bentuk administrasi berikut contoh kasus untuk dibawa ke Komisi VI DPR RI dan Kementrian BUMN.

“Inikan tidak sejalan dengan apa yang disampaikan oleh menteri BUMN beberapa waktu yang lalu bahwa Erick Tohir ingin proses tender proyek BUMN dilakukan secara transparan. Hal tersebut untuk menghindari adanya anak, cucu, atau cicit usaha BUMN yang mengikuti proyek BUMN” tambah Aiman yang juga mantan Ketua SAPMA Pemuda Pancasila Sul-Sel ini.

Komentar