Pilkada 2020, Kemendagri Minta Pemda Bantu Penerapan Protokol Kesehatan

Ilustrasi Pilkada serentak 2020 (Kokoh Praba Wardani/Dok. JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta pemerintah daerah membantu Komisi Pemilih Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), untuk mempersiapkan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020.

Bantuan itu dalam bentuk penerapan protokol kesehatan pada saat proses Pilkada berlangsung.

Plt Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar mengatakan, pelaksanaan Pilkada serentak 2020 menjadi tantangan tersendiri. Sebab, digelar saat negeri ini dan dunia masih belum terbebas dari pandemi Covid-19.

“Kami minta Pemda membantu KPU dan Bawaslu daerah dalam mempersiapkan serta mensosialisasikan Pilkada yang rencananya akan digelar pada 9 Desember 2020 dengan protokol Covid-19,” kata Bahtiar kepada wartawan, Jumat (29/5).

Adapun protokol kesehatan harus diutamakan, seperti wajib memakai masker, rajin cuci tangan dengan sabun, rajin bersihkan tangan dengan hand sanitizer, dan jaga jarak. Ketentuan itu sudah diarahkan Presiden Jokowi. Dalam arahan itu ditegaskan tidak lagi tawar-menawar di era normal baru. Hal itu semata untuk mencegah penyebaran virus.

Menurut Bahtiar, sosialisasi tentang protokol kesehatan dalam setiap tahapan Pilkada menjadi kunci dari kesuksesan pelaksananaan hajatan pesta demokrasi di masa sulit ini. Pesta demokrasi dengan protokol kesehatan, juga bagian dari salah satu bentuk new normal bidang politik dalam negeri.

“Semua pihak harus saling bersinergi. Pemda harus mendukung sepenuhnya penyelenggaraan pemilu,” kata Bahtiar.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar


Comment

Loading...