Kutuk Pembunuhan George Floyd, Agnez Mo: Hatiku Terluka


FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penyanyi internasional Agnez Mo ikut menyoroti kematian pria kulit hitam bernama George Floyd yang tewas di tangan polisi Amerika Serikat (AS) pada 25 Mei 2020.

Pelantun ‘Cookie Bootle’ itu diketahui tengah berkarier di Negeri Paman Sam itu.

Mantan kekasih Deddy Corbuzier itu mengunggah ilustrasi wabah George Floyd yang bertuliskan #JusticeForFloyd. Agnez Mo mengaku hatinya terluka saat tahu tentang hal ini.

“man my heart aches #racism,” tulis Agnez Mo di Instagram, Jumat (29/5).

Agnez juga mengutuk keras perilaku rasisme yang terjadi di beberapa negara terutama di Amerika Serikat. Menurutnya rasisem merupakan salah satu perilaku masyarakat yang sangat beracun.

“Rasisme mempengaruhi kesehatan kita semua. Salah satu caranya untuk melawan rasisme adalah dengan cinta,” ungkap Agnez.

Sebelumnya, selebritas dunia ikut berkomentar atas kematian George Floyd. Antara lain, Madonna, Justin Bieber, Kim Kardashian dan lainnya.

Peristiwa tragis ini bermula saat George ditangkap polisi kota Minneapolis, AS, pada Senin (25/5). Dia diduga melakukan transaksi dengan uang palsu senilai USD20.

Dalam video penangkapan George yang viral di media sosial, terlihat tangan Floyd diborgol dan kemudian dijatuhkan ke aspal oleh polisi.

Lalu, leher George ditekan dengan lutut dan tangannya dimasukkan ke saku. Kemudian, George dibawa ke rumah sakit,d an di sana ia dinyatakan meninggal dunia.(din/fin)

Komentar

Loading...