Iran Desak Organisasi HAM Bereaksi Atas Pembunuhan George Floyd

Minggu, 31 Mei 2020 20:26

Sekretaris Dewan Tinggi Hak Asasi Manusia Iran Ali Baqeri-Kani-- iranpress

FAJAR.CO.ID, TEHERAN– Sekretaris Dewan Tinggi Hak Asasi Manusia Iran Ali Baqeri-Kani mendesak organisasi hak asasi manusia sedunia, harus bereaksi terhadap pembunuhan George Floyd, warga kulit hitam Amerika yang tewas diinjak perwira polisi kulit putih.

Dilansir iranpress, Minggu, 31 Mei, Ali Baqeri-Kani mengatakan, menurut statistik, 3 warga negara Amerika terbunuh oleh polisi setiap hari.

Mengacu pada fakta bahwa 60 persen dari mereka yang kehilangan nyawa akibat COVID-19 di Chicago adalah orang kulit hitam, pejabat itu mencatat bahwa alasan terpenting di balik angka kematian orang kulit hitam di AS adalah struktur rasis yang telah dilembagakan di semua badan yang berkuasa di negara itu.

Pejabat senior hak asasi manusia Iran menambahkan, sekarang telah terungkap kepada dunia bahwa ancaman AS tidak hanya terbatas dari petualangan para pejabat AS, tetapi lebih merupakan fondasi intelektual yang dilembagakan dalam sistem pemerintahan AS.

Dia juga menyoroti penyebaran fondasi intelektual semacam itu harus dihentikan.

Kematian George Floyd, seorang pria Afrika-Amerika, terjadi di Minneapolis, Minnesota pada 25 Mei 2020. Hal itu telah menyebabkan banyak kerusuhan di kota-kota Amerika.

Berbagai bisnis, pom bensin, dan mobil polisi terbakar akibat kerusakan parah setelah pembunuhan George Floyd, rekaman video menunjukkan bagaimana kondisi pembakaran dan penjarahan yang dilakukan massa. (fajar)

Bagikan berita ini:
1
3
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar