Kemnaker Pulangkan 9 ABK WNI dari Tiongkok

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sembilan anak buah kapal (ABK) berkebangsaan Indonesa (WNI) yang bekerja di kapal perusahaan Tiongkok, Zhouyu 603 dan 605 berhasil dipulangkan. Mereka tiba di Jakarta pada Jumat (29/5) malam. Para ABK ini diketahui mengalami perlakuan tak layak selama bekerja.

Adapun kesembilan ABK tersebut meliputi Nugi Pagestu (Bandung, Jawa Barat), Eko Abdurrachman, Rohman, dan Agung (Cirebon, Jawa Barat). Kemudian, Aidul (Lampung Selatan, Lampung), Arief Saefudin (Kediri, Jawa Timur), serta Lasiran (Kebumen, Jawa Tengah).

Selanjutnya, David Malvino (Jakarta) dan Erik (Palu, Sulawesi Tengah). Mereka bekerja sejak tanggal 13 Oktober 2019 hingga April 2020 dan memiliki kontrak kerja selama dua tahun (13 Oktober 2019 – 12 Oktober 2021).

Kedatangan mereka langsung disambut oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. Ia sengaja datang untuk memberikan dukungan moril dan kepedulian pemerintah akan nasib pekerja Indonesia.

Dari pertemuan tersebut, Ida banyak dicurhati oleh para ABK WNI tersebut. Nugi salah satunya. Dia mengungkapkan, banyak pelajaran berharga yang didapatnya selama tujuh bulan bekerja menjadi ABK. Ia juga jera berangkat keluar negeri melalui calo.

“Selain bekerja tak sesuai kontrak kerja, makan juga tak layak selama di atas kapal. Penghasilan pun banyak sekali memperoleh potongan,” keluhnya.

Hal ini diamini Lasiran. Dia mengaku, meski kerja di kapal ikan, mereka hanya makan ikan 1-2 kali sebulan.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...