Korban Dirujuk, Keponakan Tewas Gara-gara Mariati Kabur dengan Penjual Semangka

Korban Fadel saat dijenguk oleh Kapolsek Bajeng, Iptu Dimas Sunardi di RS Bhayangkara, Kota Makassar.

FAJAR.CO.ID, GOWA -- Fadel (39) masih tergolek lemah di RS Bhayangkara, Kota Makassar. Setelah dua hari sebelumnya dirawat di RS Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa. Beberapa bagian tubuhnya masih sakit. Perban putih pun masih melekat di tubuhnya.

Agak sulit bagi Fadel untuk meluruskan badannya di atas tempat tidur. Luka di belakang tubuhnya memaksanya tak bisa berbaring seperti sedia kala.

Warga Kecamatan Bontonompo itu ditikam menggunakan sebilah badik milik seorang penjual semangka. Namanya Faisal Daeng Temba (42) yang berkelahi dengan pamannya, Muh Said (32). Peristiwa itu terjadi pada Kamis, (28/5/2020) pukul 19.30 Wita.

Setelah dirawat di RS Syekh Yusuf, dia kini dirujuk ke RS Bhayangkara, Kota Makassar. Dua hari setelah kejadian, kondisi Fadel mengalami perubahan setelah dirawat di rumah sakit tersebut.

"Alhamdulillah, kondisi Fadel kini telah membaik," kata Kapolsek Bajeng, Iptu Dimas Sunardi, Minggu (31/5/2020).

Sementara pamannya, Said, yang terkena tikaman usai berkelahi dengan Faisal juga dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Makassar. Kondisinya juga telah membaik selama mendapat perawatan medis.

"Korban Said dirujuk ke RS Wahidin Sudirohusodo, Tamalanrea, Kota Makassar," tambah perwira berpangkat dua balok ini.

Namun tragis, keluarganya bernama Wiwin (22) yang ada saat peristiwa itu tewas di tempat. Dia mendapat luka tikaman yang sangat serius. Darahnya bercucuran dan meninggal dunia di lokasi itu juga.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...