Petani Abdul Hakim Ingin Permintaan Ini Sampai ke Telinga Mentan Syahrul

Abdul Hakim (baju putih) sedang berada di ladang sayur mayur yang ia tanam di pekarangan rumah miliknya

FAJAR.CO.ID, GOWA - Abdul Hakim (50) adalah petani sayur-mayur di Desa Borong Pa'lala, Kabupaten Gowa. Raut wajahnya seketika bahagia setelah melihat Mentan RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL) berkunjung ke desa tempat tinggalnya tersebut.

Sepatah kata ingin dicurahkan kepada mantan Gubernur Sulsel itu. Namun sulitnya untuk sampai berhadapan langsung dengan SYL, permintaan yang ia ingin sampaikan malah terkubur dalam benaknya.

Hakim hanya mampu melihat SYL dari kejauhan. Padahal dalam hatinya, dia ingin sekali mendapat bantuan sumur bor untuk dirinya dan petani sayur lainnya.

"Kalau seandainya saya diizinkan untuk bicara langsung dengan SYL, saya atau kami hanya minta sumur bor. Karena satu unit saja, sudah bisa dipakai dua sampai tiga rumah untuk menyiram sayur yang mereka tanam di pekarangan rumahnya," kata Hakim kepada fajar.co.id, Minggu (31/5/2020).

Saat SYL sedang melakukan peninjauan penerima manfaat Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di sana, memang menjadi momen berharga melihat secara langsung putra Sulsel yang kini masuk dalam jajaran kabinet kerja Presiden Jokowi-Ma'ruf.

Warga di sana tampak berdesak-desakan, dan sudah tak lagi menerapkan physical distancing untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Hal itu yang membuat Hakim tak bisa dan enggan mendekat dengan mantan Bupati Gowa dua periode itu, untuk meminta bantuan sumur bor. Sebagaimana yang ia harapkan selama ini. Permintaannya itu ingin disampaikan untuk mengantisipasi kemarau panjang pada beberapa bulan ke depan.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...