Amerika Serikat vs Cina, Donald Trump Putuskan Hubungan dengan WHO

  • Bagikan

Cina berkali-kali membantah tuduhan AS, menganggap enteng ancaman virus corona sejak awal. Negara itu juga siap dengan penyelidikan independen melibatkan para pakar internasional untuk mengungkap asal muasal virus yang pertama kali muncul di Wuhan, akhir 2019.

Cina menyebut, Amerika Serikat sedang mencoba melalaikan tanggung jawabnya kepada WHO dan menyalahkan Beijing atas respons lambat dalam penanganan virus corona di negaranya sendiri.

Amerika Serikat diketahui merupakan penyumbang dana terbesar kepada WHO, sekitar setidaknya US$400 juta pada tahun lalu.

Pada pekan lalu, Badan PBB tersebut meluncurkan program pendanaan mandiri mereka untuk donasi secara privat. Organisasi itu berharap program itu akan memberikan kendali yang lebih besar untuk WHO mengarahkan donasi para filantropi ke masalah publik yang mendesak, seperti krisis Covid-19.

Sebagian besar anggaran WHO diketahui merupakan kontribusi secara berkala, yang datang langsung dari negara dan pendonor lain ke tujuan yang dipilih sendiri oleh si pendonor.

Oleh karena itu, WHO hanya memiliki kendali atas pengeluaran kontribusi yang dinilai dari si negara pendonor, yang dihitung berdasarkan kesejahteraan dan populasinya.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut program baru ini tidak terkait dengan ancaman dari Donald Trump.

“Tak ada hubungannya dengan masalah pendanaan baru-baru ini,” kata Ghebreyesus, Rabu (27/5). (der/afp/fin/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan