Kawasan Wisata Malino Masih Ditutup, Polisi: Jangan Lagi Masuk

Polisi mengevakuasi mahasiswa yang terjebak di aliran DAS Jeneberang

FAJAR.CO.ID, GOWA - Seluruh destinasi wisata di Malino, Kabupaten Gowa masih ditutup untuk sementara. Tapi tetap saja 25 mahasiswa asal Kota Makassar melanggar.

Alhasil, mereka terjebak di aliran Sungai Jeneberang untuk menuju berekreasi di sebuah air terjun. Nyaris saja mereka terseret arus deras.

Kapolsek Tinggimoncong, Iptu Hasan Fadhlhy tidak membenarkan aksi mahasiswa itu. Kata dia, sudah jelas saat ini masih berada di masa pandemi dan cuaca tidak baik, justu berwisata.

"Lokasi air terjun ini memang tidak dibenarkan dikunjungi. Warga sekitar pun telah menyampaikan untuk tidak masuk. Karena sewaktu-waktu air bah akan naik. Memang tidak dibuka secara umum," kata Hasan, Senin (1/6/2020).

Setelah terjebak sejak kemarin pada pukul 13.00 hingga 18.00 Wita, akhirnya mereka semua selamat dan segera dievakuasi. Mereka pun dikawal oleh aparat setempat.

Setelah itu, semua mahasiswa itu dibawa ke Mapolsek Tinggimoncong untuk berjanji agar tidak lagi mengulangi perbuatannya itu.

"Kami perintahkan mereka untuk membuat surat pernyataan agar tidak lagi berbuat yang sama. Karena aksinya itu nyaris saja merenggut nyawa mereka semua," kata Iptu Hasan.

"Belum di buka (destinasi wisata Malino). Masih tunggu pengumuman dari Dinas Pariwisata Provinsi Sulsel," sambung perwira berpangkat dua balok ini. (Ishak/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...