Penarik Bentor Meninggal Jadi Tontonan Warga, Langgar Protokol Penanganan Covid-19

Penarik Bentor Meninggal Jadi Tontonan Warga, Langgar Protokol Penanganan Covid-19

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Peristiwa penemuan mayat Amir Daeng Ma'do (60) yang meninggal dunia di atas motornya, masih menjadi pusat tontonan warga.

Pantauan di lokasi, mayat Amir tampak sedang tidak menggunakan masker, sesaat sebelum ia meninggal dunia.

Namun di sekitar mayatnya, banyak warga sekitar dan pengendara yang melintas singgah di lokasi tersebut.

Beberapa dari mereka banyak yang tidak menggunakan masker dan tidak menerapkan physical distancing. Semuanya tampak saling berkerumun.

Aparat kepolisian dari Polsek Ujung Pandang sudah memperingati masyarakat yang berkerumun itu untuk menjaga jarak dan membubarkan diri. Namun tetap saja tidak diindahkan. Padahal virus Covid-19 masih mengintai siapa saja yang nekat berkerumun.

Penemuan mayat Amir diketahui sekitar pukul 20.14 Wita. Sementara hingga kini pukul 21.30 Wita, mayat yang belum diketahui alamat domisilinya itu belum diangkut dan dievakuasi oleh petugas.

Tetapi dari ciri-cirinya, penarik bentor tersebut menggunakan celana panjang warna krem, baju kaus hitam, dan nomor kendaraannya DD 6417 ON merk Honda Legenda.

"Itu kakak sepupu saya namanya Amir Daeng Ma'do. Dia memang sering mangkal di sekitaran sini," kata keluarga almarum, yang enggan namanya disebut. (ishak/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad

Comment

Loading...