Politisi Demokrat: Siapa yang Lebih Pantas Ditangkap, Ruslan Buton atau Harun Masiku?

Senin, 1 Juni 2020 10:38

Ruslan Buton dan Harun Masiku

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kasus penangkapan Ruslan Buton masih menjadi perbincangan hangat. Kritikan tajam datang dari berbagai pihak, terutama mereka yang berada di luar lingkaran istana.

Politisi Partai Demokrat, Rachland Nashidik bahkan melontarkan pernyataan keras. Dia membandingkan kasus Ruslan Buton dengan Harun Masiku.

“Menurut Anda, siapa yang lebih pantas ditangkap: Ruslan Buton atau Harun Masiku?” kata Rachland di akun Twitternya @RachlanNashidik, Minggu (31/5/2020).

Di cuitan lainnya, Rachlan juga membandingkan kehidupan demokrasi Indonesia di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan era Presiden Joko Widodo. Perbedaan mencolok terdapat pada kebebasan rakyat untuk menyatakan pendapat, mengkritik, dan berunjuk rasa.

Di era SBY, setiap warga negara dipersilakan secara bebas untuk menyatakan pendapatnya. Sekalipun pendapat itu menyinggung pemerintah, tidak ada satupun demonstran yang ditangkap.

Sementara di era Presiden Joko Widodo, pemerintah seperti tampak sensitif dengan kritik. Acapkali pengkritik pemerintah langsung dicokok atau digelandang oleh pihak berwajib. Alasannya, makar.

“Cuma minta Jokowi mundur kok dipidana? Cuma bicara, sendiri, tak ada gerakan massa?”ungkap Rachland Nashidik.

Baca juga: Status Pecatan TNI hingga Kasus La Gode Diungkit, Kuasa Hukum Ruslan Buton: Ini Pembunuhan Karakter

Dia lantas menyindir para aktivis yang berjilid-jilid berunjuk rasa di era SBY. Tercatat mulai tahun 2007 hingga 2011, para aktivis lantang meneriakkan tuntutan agar SBY diturunkan. SBY tidak reaktif membungkam demokrasi. Terbukti tidak ada satupun dari demonstran itu yang dipidana.

Komentar


VIDEO TERKINI