Sempat Dinasihati Agnes Mo, Ahmad Dhani: Gue Pikir Ini Negara Demokrasi, Ternyata Bukan

Agnez Mo. Foto Instagram

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ahmad Dhani menemui banyak rintangan dalam kehidupannya, terutama saat melibatkan diri dalam dunia politik.

Mantan suami Maia Estianty itu bahkan sempat masuk penjara terkait ujaran kebencian yang dia sampaikan lewat cuitan-cuitannya di media sosial.

Hal itu juga membuat sahabatnya Agnez Mo prihatin. Agnez juga sempat sempat menasehati Dhani terkait beberapa kasus yang pernah dialami ayah lima anak itu.

“Mencoba menasehati aku. Intinya apa yang gue lakukan it’s not wise (bijaksana) lah,” kata Dhani tanpa merinci yang dikatakan Agnez, dalam Channel Youtube-nya, video Legend yang berkolaborasi dengan Daniel Mananta, Sabtu (30/5).

Dhani menjelaskan terkadang kebijaksaan tidak muncul tiba-tiba.

“Tapi kadang-kadang itu jadi wisdom kan muncul tidak sekonyong-konyong. Kadang memang orang berbeda-beda,” jelasnya.

Soal kasus yang dihadapinya, Dhani awalnya beranggapan Indonesia negara bebas berpendapat. Namun, kenyataannya cuitannya berbalas terali besi.

“Gue pikir ini negara demokrasi, ternyata bukan. Tetapi menurut gue, negara ini harus ada yang berani. Gue kan masuk penjara karena Pilpres saja. Hanya gara-gara, gue tweet siapa pendukung penista agama adalah bajinganyang perlu diludahi. Ya, politik lah, karena wkatu itu Pilpres,” pungkasnya. (pojoksatu/jpnn/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar