Abbas Mousavi: Kepada Orang-orang Amerika, Dunia Telah Mendengar Teriakanmu

Selasa, 2 Juni 2020 11:56

juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi-- iranpress

FAJAR.CO.ID, TEHERAN– Kerusuhan di Amerika Serikat terus dimonitor pemerintah Republik Islam Iran. Mereka mengecam rezim Donald Trump dan bersimpati kepada rakyat yang ditindas.

“Biarkan mereka bernafas,” kata pejabat Iran kepada pemerintah AS atas pengunjuk rasa yang ditindas.

Amerika Serikat harus menghentikan kekerasan terhadap rakyatnya sendiri, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi, dilansir iranian, Senin.

Ini terjadi ketika ratusan ribu pengunjuk rasa di lebih dari 30 kota telah turun ke jalan di seluruh AS setelah pembunuhan George Floyd oleh polisi pada 25 Mei. Para demonstran telah ditekan dengan keras oleh polisi sejak Rabu.

“Kepada orang-orang Amerika: dunia telah mendengar teriakanmu tentang keadaan penindasan. Dunia berdiri bersama Anda,” kata Mousavi pada konferensi pers di Teheran.

“Dan kepada para pejabat dan polisi Amerika: hentikan kekerasan terhadap rakyatmu dan biarkan mereka bernafas,” tambah Mousavi.

Juru bicara itu menuduh AS mempromosikan dan mengekspor kekerasan, dan menyesali cara pejabat di negara itu “yang secara damai mencari rasa hormat dan tidak ada lagi kekerasan, ditekan tanpa pandang bulu dan bertemu dengan kekerasan maksimal.”

Ketegangan antara Teheran dan Washington muncul pada 2018 ketika Donald Trump menarik AS dari perjanjian nuklir dan mengadopsi strategi “tekanan maksimum” pada Iran, dengan menerapkan kembali sanksi terhadap ekonominya.

Bagikan berita ini:
9
8
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar