Dinkes Sulsel Klaim 12 Daerah Aman dari Corona, IDI Makassar: Dasar Ilmiahnya Apa?

Ilustrasi penanganan pasien Covid-19 (Dok. Jawapos.com)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Pernyataan Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan dr Ichsan Mustari yang mengklaim 12 daerah aman virus corona menuai protes dari Ikatan Dokter Indonesia Kota Makassar sebab bertentangan apa yang di sampaikan dengan data yang ada di https://covid19.sulsel.go.id/.

Penyebaran virus corona tampaknya masih terus terjadi di Sulawesi Selatan. Terkonfirmasi positif terus bertambah , belum lagi banyaknya dokter dan tenaga medis yang terpapar virus corona di rumah sakit rujukan.

“Sebaiknya data ditransparankan jangan mau memaksakan New normal di Sulawesi Selatan sementara data tidak mendukung. Sangat mengkhawatirkan bila ada statement pemangku kebijakan selevel kepala dinas kesehatan di tingkat lokal tentang kasus menurun, pandemi landai dan segera berakhir. Bila kondisi real tidak seperti itu,” ujar dr Wachyudi Muchsin, Humas IDI Kota Makassar.

Menurutnya kemampuan screening dan sistem pelaporan data masih belum sesuai, maka khawatir masyarakat merasa sudah “aman” di kondisi yang belum “aman”.

IDI Kota Makassar berharap pemerintah Sulsel melalui dinas kesehatan yang mengklaim 12 Kabupaten di Sulsel aman Covid-19 harus berdasarkan data ilmiah. Harusnya data yang dirilis provinsi merupakan data berbasis pelayanan bukan berbasis domisili karena semua yang pasien positif daerah di kirim ke Makassar.

IDI Kota Makassar mengingatkan pemerintah untuk mempersiapkan secara matang bila ingin menerapkan kebijakan new normal life atau herd immunity. Terlebih, saat ini tren kasus virus corona alias covid-19 di Kota Makassar maupun daerah lain di provinsi Sulsel tidak kunjung mereda.

Komentar

Loading...