Kabar Buruk! 11 Dokter Ahli dan 19 Perawat Positif Covid-19, Poliklinik Ditutup

Selasa, 2 Juni 2020 13:59

Ilustrasi pelayanan kesehatan oleh tenaga medis-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, MATARAM-Jumlah tenaga kesehatan yang positif terinfeksi korona terus bertambah di NTB. Bahkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, Lombok Tengah, sebanyak 11 dokter spesialis dan 19 perawat dipastikan positif terinfeksi virus Korona.

Hari ini, seluruh layanan poliklinik di RSUD Praya pun ditutup. Seluruh ruang poliklinik dikosongkan untuk kepentingan sterilisasi. Manajemen rumah sakit menyebut penutupan hanya akan berlangsung selama satu hari. Namun, bagaimana kelanjutan pelayanan polikilinik setelah sterilisasi belum dipastikan akan seperti apa.

Staf Ahli Bupati Lombok Tengah Murdi kepada Lombok Post, kemarin (1/6) mengungkapkan, dengan 11 dokter spesialis yang positif terinfeksi virus Korona, RSUD Loteng kini hanya memiliki enam dokter spesialis yang bisa berdinas. Dia belum bisa merinci dokter spesialis apa saja yang bisa berdinas tersebut. Termasuk bagaimana mengatur pelayanan selanjutnya. Saat ini, selain menjadi tempat perawatan intensif pasien positif Korona, RSUD Praya juga adalah rumah sakit rujukan untuk seluruh puskesmas di Lombok Tengah.

Murdi juga belum bisa merinci secara pasti, bagaimana kelanjutan pasien positif terinfeksi Korona akibat 11 dokter spesialis yang berdinas di RSUD Praya tersebut juga terinfeksi. Mengingat, para dokter tersebut akan tidak bisa berdinas dalam waktu yang lama. Sementara pasien positif terinfeksi Korona yang kini diisolasi di RSUD Praya dan tiga tempat karantina lainnya di Loteng juga memerlukan penanganan dokter spesialis. Apalagi untuk pasien positif yang tidak berpenyakit tunggal.

Bagikan berita ini:
10
10
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar