Sikap Amphuri Terkait Ibadah Haji 2020 yang Dibatalkan Kemenag

Selasa, 2 Juni 2020 14:51
Belum ada gambar

Kabah yang menjadi pusat ibadah haji dan umrah. (dok. Antara)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Pemerintah resmi menangguhkan penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020 M. Kebijakan itu diambil karena pemerintah harus mengutamakan keselamatan jemaah di tengah pandemi Corona yang belum usai.

“Saya hari ini telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 494 tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441H/2020M,” terang Menteri Agama Fachrul Razi, Selasa (02/06/2020).

Menanggapi hal itu, Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Sulampua menilai keputusan tersebut sudah tepat dengan pertimbangan berbagai faktor.

“Saya rasa sudah tepat keputusan pemerintah ini. Tentu sudah memikirkan banyak faktor,” kata Ketua Amphuri Azhar Gazali saat dihubungi Fajar.co.id, Selasa (2/6/2020).

Selain pertimbangan keselamatan jemaah imbas Covid-19 yang belum mereda, Azhar juga menilai hingga saat ini belum ada kejelasan dari pihak Arab Saudi apakah penyelenggaraan Haji tahun ini bakal digelar atau tidak.

“Ditambah lagi Saudi sampai saat ini belum memberi kejelasan,” ungkap Azhar.

Diketahui, Kemenag terkait keputusan pembatalan haji sudah melalui kajian mendalam. Pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi, dapat mengancam keselamatan jemaah. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
6
10
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar