Tanggapi Pernyataan Ade Armando, Mardani: Kalimat Itu yang Bikin Ahmad Dhani Dipenjara

Ahmad Dhani dan Ade Armando

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Unggahan dosen Universitas Indonesia, Ade Armando terkait Din Syamsudin kini ramai dibicarakan.

Di media sosial Facebook miliknya, ia menanggapi agenda diskusi virtual yang digagas Muhammadiyah dengan judul ‘Menyoal Kebebasan Berpendapat dan Konstitusionalitas Pemakzulan Presiden di Masa Pandemi Covid-19’. Namun di keterangan unggahan Ade, Ia menyebut Din Syamsudin dungu.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera pun angkat suara. Ia menilai sikap pegiat media sosial Ade Armando menghina tokoh Muhammadiyah Din Syamsuddin dengan tuduhan dungu sangat tidak tepat.

“Tidak boleh ada hina-menghina. Perbedaan pendapat wajar. Jika benar Ade Armando menulis kalimat dungu, ini kalimat yang menyebabkan Ahmad Dhani waktu itu dipenjara. Perlu hati-hati semua,” kata Mardani, Senin (1/6/2020).

Seperti diketahui tahun 2019 lalu, Ahmad Dhani tersandung kasus hukum lantaran melontarkan kata ‘idiot’ kepada penolak Deklarasi 2019 Ganti Presiden. Polda Metro Jaya menetapkan Ahmad Dhani sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik.

Dhani dilaporkan Koalisi Bela NKRI karena dalam blog menyebut kelompok penolak deklarasi 2019 Ganti Presiden di Surabaya pada 26 Agustus 2019 dengan kata ‘idiot’. Kata-kata ‘idiot’ diucapkan Dhani saat ia nge-vlog di lobi Hotel Majapahit Surabaya.

Jaksa Penuntut Umum kemudian menuntut Dhani 1,5 tahun penjara pada 23 April 2019. Jaksa menjerat Dhani dengan Pasal 45 ayat 3 juncto pasal 27 ayat 3 UU ITE. Dhani divonis 1 tahun oleh hakim pada 11 Juni 2019.

Komentar

Loading...