4 Bulan Berjuang Lawan Covid-19, Dokter yang Berubah Jadi Hitam Ini Meninggal

dr Hu Weifeng saat masih dirawat dan terlihat wajahnya menghitam. Hu meninggal pada Jumat (29/5) (http://shanghaiist.com/)

FAJAR.CO.ID, WUHAN -- Seorang dokter di Wuhan yang merupakan rekan dari dr Li Wenliang meninggal karena virus yang sama pekan lalu. Dr Li yang merupakan pemrediksi awal bahwa virus Korona jenis baru bakal mewabah telah meninggal terlebih dahulu akibat Covid-19. Sahabatnya, dr Hu Weifeng, menyusul dr Li setelah berjuang lebih dari empat bulan melawan Covid-19.

Media pemerintah Tiongkok melaporkan pada Selasa (2/6), kasus itu menjadi kematian Covid-19 pertama di Tiongkok dalam beberapa minggu terakhir. Dilansir dari Channel News Asia, Rabu (3/6), dr Hu, seorang ahli urologi di Rumah Sakit Pusat Wuhan, meninggal Jumat (29/5) setelah dirawat karena Covid-19 selama lebih dari empat bulan. Dia adalah dokter keenam dari Rumah Sakit Pusat Wuhan yang meninggal akibat virus itu.

Rumah Sakit Pusat Wuhan belum memberikan pernyataan resmi tentang kematian dr Hu. Pada awal Februari dikatakan sekitar 68 anggota staf terjangkit virus Korona.

Organ Hati Rusak

Kondisi Hu menjadi perhatian nasional setelah media Tiongkok menunjukkan gambar dia dengan kulitnya menjadi hitam karena kerusakan hati. Rekan dokter Yi Fan menunjukkan gejala yang sama, tetapi pulih dan sejak itu dikeluarkan dari rumah sakit.

Kematian rekan mereka, Li Wenliang pada bulan Februari memicu curahan dan kemarahan nasional terhadap pemerintah ketika ia mendokumentasikan hari-hari terakhirnya di media sosial.

Dokter mata berusia 34 tahun itu ditegur oleh pihak berwenang setelah ia memperingatkan rekan-rekannya tentang virus itu pada akhir Desember.

Beijing sejak itu menyebut dia sebagai martir nasional. Pelapor lainnya di Rumah Sakit Pusat Wuhan adalah termasuk Direktur Unit Gawat Darurat Ai Fen. Dia mengatakan kepada media bahwa mereka dihukum oleh pihak berwenang karena berbicara.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...