Gubernur Sulsel Support Pj Wali Kota Lakukan Rapid Tes Secara Masif

Ilustrasi-- Petugas Puskesmas Rangkah melakukan rapid test kepada anak yang tinggal di kawasan Jalan Bogen I, Sabtu (16/5).)-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, cukup menyayangkan kondisi kebijakan new normal di Kota Makassar. Pasalnya, kata Mantan Bupati Bantaeng itu, kebijakan tersebut jauh dari kata new normal.

"Ini sekarang kita lihat Makassar bukan lagi new normal justru normal sekali. Makanya sangat disayangkan, artinya saat kita berjuang memutus penyebaran, tiba-tiba membeludak semua terbuka, kita kan repot," ucap Nurdin Abdullah saat dikonfirmasi di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (3/6/2020).

Ia menekankan, dengan kebijakan yang justru jauh dari kata new normal, Nurdin berharap Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf menggelar rapid tes secara masif.

"Saya bilang sama pak Wali ini harus massif lagi kita lakukan, harus lebih massif bukan soal PCR tapi rapid tes ini yang harus massif, sarananya kita sudah siapkan, jadi semua yang terkonfirmasi segera kita isolasi mandiri, jangan dirumah kita sudah punya wadah yaitu program duta covid," terang Nurdin.

"Kalau kita sudah bisa isolasi semua yang memang bisa menjadi pemicu penularan, maka kita juga bisa menyatakan penularan covid bisa terkendali di Makassar, kalau di daerahkan mereka sangat menghargai apa yang dilakukan provinsi," lanjutnya.

Selain itu, Nurdin Abdullah juga membeberkan akan menggelar rapid tes tahap kedua yang diprioritaskan di wilayah yang memili Rt diatas 1 dan di Kabupaten Luwu Timur. Sementara wilayah yang berawah di bawah angka 1 kata dia, hanya akan dijaga dan dilakukan pemantauan.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...