Terapkan Protokol Kesehatan, KPU Sulsel Ungkap Anggaran Pilkada Bakal Bertambah

Faisal Amir

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Jelang pelaksanaan Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) pada 9 Desember mendatang, tampaknya masih dalam tahap perencanaan. Meski diketahui bahwa Pemerintah, KPU, dan DPR telah menggelar rapat koordinasi terkait rangkaian kegiatan pelaksanaan pilkada tersebut.

Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir mengatakan, setelah kesepakatan yang dibahas tersebut sampai di Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid 19, pihak Satgas menyarankan agar pelaksanaan pilkada digelar dengan menerapkan protokol kesehatan.

Menurutnya dengan mengikuti anjuran Gugus Tugas demi keselamatan warga yang ada di Tempat Pemungutan Suara (TPS) jelas akan menambah anggaran pilkada.

"Protokol kesehatan tentu berkonsekuensi pada penambahan anggaran pilkada, penambahan anggaran pilkada tentu akan menyiapkan APD seperti masker, hand sanitizer, disinfektan dan lain sebagainya, bahkan kita diminta untuk melakukan rapid tes setiap tahapan dan seterusnya," ucapnya, pada video konferensi yang digelar Fajar hari ini Rabu (3/6/2020).

Faisal membeberkan penambahan anggaran pilkada jika menggunakan protap kesehatan, akan bertambah 30 hingga 40 persen dari tahapan anggaran yang ada saat ini.

"Misalnya, disiapkan masker untuk semua pemilih. Harga masker Rp5.000, maka 5.000 dikali orang yang datang, tentu itu akan berdampak pada penambahan anggaran," jelasnya.

Terkait anggaran, kata dia di beberapa daerah masih ada anggaran pilkada belum maksimal. "Jangankan mau nambah untuk anggaran protokol kesehatan, untuk anggaran mencukupkan saja honor PPK dan PPS banyak daerah yang belum cukup anggarannya untuk PPK dan PPS," tutup Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel itu. (anti/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...