Di Kamar Mandi, Hendri Dikagetkan Anak Buaya

  • Bagikan

Pihaknya lalu membawa anak buaya ke Mako Damkar Kota Padang.

“Dari mana asal anak buaya tersebut, kami tidak mengetahui. Untuk proses penyelidikan dan mencari tahu habitat buaya itu, kami serahkan kepada pihak BKSDA Sumbar,” ujarnya.

Sementara itu, Dansatgas BKSD Provinsi Sumbar, Joni Akbar mengungkapkan, jenis anak buaya yang ditemukan warga di Kompleks Pemda Kelurahan Kotoluar tersebut merupakan buaya muara yang habitat aslinya berada di muara sungai.

Buaya muara tersebut merupakan salah satu hewan yang dilindungi sehingga keberlangsungan hidupnya sangat dijaga.

“Anak buaya muara ini ukurannya sekitar 80 sentimeter dan berusia dua bulan,” ujarnya.

Joni mengatakan, sebenarnya di Kecamatan Pauh bukan merupakan habitat asli dari buaya muara.

Oleh sebab itu, pihaknya masih pengin mengungkap misteri, dari mana anak buaya tersebut berasal apakah lepas begitu saja atau hewan peliharaan.

“Pastinya kalau buaya yang ditemukan itu masih anakan, pasti ada induk buaya. Untuk itu, kami akan melakukan pengecekan untuk mencari tahu asal dari anak buaya tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut Joni menyampaikan, anak buaya akan dibawa ke kantor BKSDA Sumbar untuk dicek kesehatannya.

“Setelah itu akan kami putuskan apakah buaya itu dikarantina atau tidak,” ujarnya. (padangekspres/jpnn)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan