Gugus Tugas Covid-19 Makassar Dianggap Terlalu Lebay Tangani Jenazah Corona

Kamis, 4 Juni 2020 22:25

Kasrudi

“Lalu buat apa disemprot cairan disinfektan kalau virus itu tidak mati. Buat apa juga dibungkus berlapis-lapis. Sehingga menurut saya, keluarga inti berhak melihat jenazah untuk terakhir kalinya. Mereka berhak menyolati jenazah keluarganya. Kalau dianggap riskan beri mereka jarak, beri pembatas misalnya kaca atau kalau perlu kasih mereka baju hazmat dan APD lengkap,” tekan Anggota Komisi A itu.

Usulan ini dibuat bukan tanpa alasan. Ia prihatin dengan masyarakat yang mengalami hal seperti itu. Sehingga menjadi kewajibannya mengetuk hati pemerintah untuk mempertimbangkan prosedur yang telah ditetapkan.

“Kalau keluarganya Tim Gugus Tugas Covid yang mengalami seperti itu, bagaimana coba perasaannya. Pakai hati nuraninya sedikit. Jangan protap kesehatan jadi alat untuk menakut-nakuti masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, Kasrudi mendesak Pemerintah Kota Makassar perbanyak alat tes swab yang bisa mengetahui hasilnya secara cepat agar sampel pasien bisa diketahui minimal dua jam.

“Beli dong alat tes swab yang canggih. Perbanyak alat itu agar sampel tidak terlalu lama antre. Sehingga hasilnya bisa cepat diketahui. Minimal 2 jam sudah bisa ketahuan,” pungkas Kasrudi. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
1
7
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar