Nurhadi Pernah Tercium Salat Dhuha, 5 Kali Lolos Penangkapan

Kamis, 4 Juni 2020 08:35

mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi.-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Tim penyidik KPK berhasil menangkap buronan kasus korupsi Nurhadi.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane menilai, keberhasilan itu merupakan buah dari kerja sama yang baik antara tim KPK dan Polri.

Neta berharap kerja sama tersebut bisa terus terjalin dalam menangkap para buronan kasus korupsi lainnya.

“IPW berharap sinergi tim KPK dan Polri ini bisa semakin mantap dan solid ke depan,” kata Neta melalui siaran pers di Jakarta, Rabu (3/6) malam.

Ia menambahkan bahwa kerja sama antara KPK dan Polri dalam kasus ini sudah dimulai sejak tersangka Nurhadi menjadi buronan.

“Sejak Nurhadi buron, KPK sudah meminta bantuan Polri, untuk sama-sama memburu mantan Sekretaris MA tersebut,” ujarnya.

Neta mengungkapkan, sudah berkali-kali tim berhasil melacak keberadaan Nurhadi namun Nurhadi selalu lolos dari penangkapan.

“Hingga pertengahan Februari, Nurhadi terlacak keberadaannya sedang melakukan salat dhuha di sebuah mesjid di Jakarta. Namun yang bersangkutan berhasil kabur saat hendak ditangkap. Sedikitnya lima kali Nurhadi terpantau di lima masjid tapi tetap lolos dari penangkapan,” katanya.

Dalam penangkapan pada Senin (1/6), KPK mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di rumah yang disewanya di daerah Simprug, Jakarta Selatan.

Informasi langsung ditindaklanjuti dengan langkah penangkapan tersangka, dengan melibatkan regu anggota Polri sebagai upaya antisipasi terjadinya perlawanan.

Bagikan berita ini:
3
1
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar