Takut Pelajar Jadi Korban Covid-19, Ridwan Kamil Pertimbangkan Buka Sekolah 2021

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil -- jawa pos

FAJAR.CO.ID, BOGOR -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar melalui Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, mengizinkan 15 daerah Zona Biru (Level 2) untuk menerapkan new normal atau di Jabar dikenal dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) mulai 1 Juni 2020. Salah satu yang akan dibuka adalah sektor pendidikan.

Menangapi ini, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memastikan sektor pendidikan belum akan pulih atau kembali ke sekolah dalam waktu dekat. Namun, menurutnya, wacana yang mengemuka bahwa, sekolah akan kembali dibuka Januari tahun depan.

Dalam AKB Jabar sendiri pembukaan kembali sekolah dan pesantren masuk dalam tahap kelima, setelah tahap adaptasi di tempat ibadah, khususnya masjid. Tahap kedua sektor ekonomi industri, perkantoran dan pertanian. Selanjutnya tahap ketiga mal dan retail atau pertokoan, dan tahap keempat yakni pemulihan sektor parisiwata.

“Untuk pendidikan saya sampaikan belum dibuka sekarang, masih dibahas, wacana yang mengemuka nanti Januari (2021) itu yang paling bisa kita perhitungkan,” ujar Ridwan Kamil, saat konferensi pers usai memimpin rapat koordinasi di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Selasa (2/6).

Ridwan Kamil mengatakan, membutuhkan waktu untuk bisa kembali membuka sekolah. “Kita butuh waktu dan tidak boleh mengorbankan anak-anak. Tapi kalau ada keputusan tidak di Januari, nanti kita sampaikan secara khusus,” kata dia seperti dikutip Radar Bandung (Jawa Pos Group), Kamis (4/6).

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar


Comment

Loading...