Terkait OTT Rektor UN, Dewas KPK Periksa Deputi Penindakan

Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA-- Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi ( Dewas KPK) melakukan pemeriksaan terhadap Deputi Penindakan KPK Karyoto. Pemeriksaan dilakukan terkait dugaan adanya pelanggaran etik terkait pengiriman rilis operasi tangkap tangan (OTT) Rektor UNJ Komarudin, serta oknum pejabat di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada 20 Mei 2020.

Tak hanya Karyoto, pemeriksaan juga dilakukan terhadap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Sejumlah Tim Pengaduan Masyarakat (Dumas) dan penyelidik yang melakukan operasi tangkap tangan (OTT).

Dikonfirmasi terkait adanya pemeriksaan terhadapanya, hingga berita ini diturunkan, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri belum membalas pesan konfirmasi yang dilayangkan JawaPos.com.

Sementara Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris membenarkan adanya pemanggilan terhadap para pihak terkait. Namun enggan disebut memeriksa. “Sifatnya klarifikasi atau minta keterangan, bukan diperiksa,” kata Syamsuddin dikonfirmasi JawaPos.com. Ketika ditanya lebih lanjut apa saja hal yang ditanyakan Dewas kepada para pihak terperiksa, Syamsuddin enggan menjelaskan lebih detil. “Sudah ya,” tepis Syamsuddin.

Dilain pihak Boyamin selaku pelapor mengaku belum mengetahui perkembangan pelaporannya. Kendati demikian, dia mengapresiasi kinerja Dewas KPK.

“Sangat mengapresiasi karena kerja Dewas bermanfaat untuk memberi arah KPK sesui koridornya,” ucap Boyamin.

Sebelumnya pada Selasa (26/5), MAKI telah menyampaikan surat kepada Dewas KPK berupa laporan dugaan pelanggaran kode etik oleh Karyoto dalam memberikan rilis operasi tangkap tangan (OTT) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada 20 Mei 2020.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...