Aplikasi Kitab Suci Injil Berbahasa Minang Bikin Resah, Ini Respons Gubernur

Jumat, 5 Juni 2020 15:25

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. ANTARA/Ikhwan Wahyudi

FAJAR.CO.ID, PADANG – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyikapi serius kemunculan aplikasi kitab suci Injil berbahasa Minang.

Kepala daerah yang juga dedengkot Partai Keadilan Sejahtera itu bahkan telah menyurati Kementerian Komunikasi dan Informatika, untuk menghapus aplikasi yang bikin masyarakat Minangkabau geram itu.

“Kami harap Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menghapus aplikasi tersebut di Play Store Google dan menghindari kemungkinan munculnya aplikasi sejenis di kemudian hari,” tutur Irwan dalam surat tertanggal 28 Mei 2020 yang beredar luas di jaringan media.

Ada dua alasan permintaan penghapusan aplikasi tersebut.

Surat dari Gubernur Sumatera Barat yang beredar luas di media dan media sosial.

Pertama, masyarakat Minangkabau keberatan dan resah dengan adanya aplikasi kitab Injil berbahasa Minangkabau tersebut.

“Kedua, aplikasi tersebut sangat bertolak belakang dengan adat dan budaya masyarakat Minangkabau yang memiliki falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (adat bersendi syariat, syariat bersendi Alquran-red),” demikian bunyi poin kedua dalam surat tersebut.

Bagikan berita ini:
8
6
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar