Arief Poyuono Puji Tim Ekonomi Jokowi, Ini Alasannya

Jumat, 5 Juni 2020 13:33

Politisi Partai Gerindra Arief Poyuono. (Dok JawaPos.com)

Arief menambahkan Kementerian Keuangan memang sudah mengeluarkan proyeksi defisit yang baru yakni 6,27 persen atau makin lebar dari prediksi sebelumnya yang tertuang pada Perpres Nomor 54 Tahun 2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian APBN Tahun Anggaran 2020.

Sesuai aturan itu, pemerintah menyebut defisit APBN sebesar 5,07 persen terhadap product domestik bruto (PDB) atau Rp852,9 triliun.

Arief menyatakan tim perekonomian atau ekonom negara mana pun serta lembaga ekonomi internasional juga tidak akan ada yang bisa dan sanggup memproyeksikan besaran anggaran negara-negara mereka dengan tepat akibat dampak Covid-19.

Sebab, kata dia, hari ini dunia akibat Covid-19, khususnya masalah perekonomian, masuk dalam era ketidakpastian global.

“Akibat belum ditemukannya vaksin dan obat Covid-19 dan kapan berakhirnya pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Arief menambahkan untuk bisa melakukan proyeksi dengan tepat, adalah bila semua negara dunia sepakat untuk masuk dalam tatanan kegiatan new normal. (jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
8
5
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar