Coutinho dalam Sangkar Emas

Philippe Coutinho/AFP

FAJAR.CO.ID, MUNICH—Barcelona ingin menjual Philippe Coutinho sejak musim lalu. Tetapi tidak ada klub papan atas yang menginginkannya. Harga dan gaji Si Penyihir Kecil membuat klub lain berpikir seribu kali.

Barcelona menjadikan Coutinho sebagai pemain termahal mereka pada Januari 2018 dengan membayar 160 juta euro kepada Liverpool. Performa memukaunya di Anfield plus usianya yang baru 25 tahun membuat presiden klub, Josep Bartomeu begitu puas sukses merekrut Coutinho kala itu.

Coutinho diklaim akan menjadi pengganti sepadan untuk Andres Iniesta. Ia lihai mencetak gol, jempolan dalam mengirim umpan, serta mampu bermain setidaknya di tiga posisi; gelandang, sayap kiri, dan sayap kanan dengan sama baiknya.

Namun, 21 gol ditambah 11 assist yang ia persembahkan dalam 76 pertandingan bersama Raksasa Catalan dianggap tidak sebanding dengan harga dan upahnya. Ia juga beberapa kali “melanggar” peringatan Luiz Suarez agar sabar dan mengelola tekanan fans dengan baik.

Puncaknya ketika ia mencetak gol ke gawang Manchester United di ajang Liga Champions tahun lalu. Ia berlari ke arah tribun suporter yang kerap mengejeknya kemudian meletakkan tangan di telinganya. Beberapa bulan setelah itu, ia dipinjamkan ke Bayern Munchen.

Menurut laporan yang dikutip dari ESPN, Barcelona terpaksa meminjamkan playmaker Brasil itu lantaran kurangnya alternatif yang kredibel dalam penjualan. Sebagai imbalannya, Barca mendapat bayaran 8,5 juta euro.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Amir


Comment

Loading...