Coutinho dalam Sangkar Emas

  • Bagikan
Philippe Coutinho/AFP

Tapi harapan itu tidak bertahan lama. Meski mampu mencetak sembilan gol dan menyumbangkan delapan assist, Bayern ogah menggunakan opsi itu. Mau tidak mau, akhir musim ini, Coutinho harus kembali ke Camp Nou. "Ini murni keputusan Bayern," kata agen Coutinho, Kia Joorabchian di ESPN.

Barcelona yang sedang mengalami krisis keuangan dan butuh banyak uang untuk membeli Lautaro Martinez serta Neymar sejak beberapa waktu lalu berusaha melego Coutinho. Namun, hampir tidak ada peminat jelas.

Gagasan bahwa dia memiliki pasar di Inggris sudah bergulir cukup lama. Barca kabarnya siap menurunkan harga hingga 80 juta euro. Itu hanya setengah dari biaya yang mereka keluarkan 2018 silam. Sayang, tidak ada klub yang berminat. Mengenai label harga, Joorabchian mengatakan, "Kami belum membahas apa pun untuk saat ini."

Newcastle United, Chelsea, Manchester United, Arsenal, Leicester City, dan Tottenham Hotspur adalah sederet klub yang kabarnya memasukkan nama Coutinho dalam daftar belanja mereka. Meski demikian, tidak ada pernyataan resmi klub tersebut.

Sebaliknya, satu persatu dilaporkan sudah mundur. Manajer Tottenham, Jose Mourinho kabarnya sudah membuat keputusan final tidak akan membeli Coutinho. Gaji 268 ribu euro atau sekitar Rp4,2 miliar per pekan menjadi alasan Mourinho mencoret Coutinho.

The Sun mengklaim bos Spurs itu tidak ingin membuat pemain lain meminta kenaikan upah. Alasan yang sangat masuk akal dan akan menjadi musik bagi telinga pemimpin Spurs, Daniel Levy yang hanya membayar enam pemain lebih dari £ 100.000 per minggu.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan